PUSH BOTTON

8.1 Pengertian Push Button

Push button switch (saklar tombol tekan) adalah perangkat / saklar sederhana yang berfungsi untuk menghubungkan atau memutuskan aliran arus listrik dengan sistem kerja tekan unlock (tidak mengunci). Sistem kerja unlock disini berarti saklar akan bekerja sebagai device penghubung atau pemutus aliran arus listrik saat tombol ditekan, dan saat tombol tidak ditekan (dilepas), maka saklar akan kembali pada kondisi normal.


Sebagai device penghubung atau pemutus, push button switch hanya memiliki 2 kondisi, yaitu On dan Off (1 dan 0). Istilah On dan Off ini menjadi sangat penting karena semua perangkat listrik yang memerlukan sumber energi listrik pasti membutuhkan kondisi On dan Off. Karena sistem kerjanya yang unlock dan langsung berhubungan dengan operator, push button switch menjadi device paling utama yang biasa digunakan untuk memulai dan mengakhiri kerja mesin di industri. Secanggih apapun sebuah mesin bisa dipastikan sistem kerjanya tidak terlepas dari keberadaan sebuah saklar seperti push button switch atau perangkat lain yang sejenis yang bekerja mengatur pengkondisian On dan Off.

Prinsip kerja push button :



Berdasarkan fungsi kerjanya yang menghubungkan dan memutuskan, push button switch mempunyai 2 tipe kontak yaitu NC (Normally Close) dan NO (Normally Open).

a.        NO (Normally Open), merupakan kontak terminal dimana kondisi normalnya terbuka (aliran arus listrik tidak mengalir). Dan ketika tombol saklar ditekan, kontak yang NO ini akan menjadi menutup (Close) dan mengalirkan atau menghubungkan arus listrik. Kontak NO digunakan sebagai penghubung atau menyalakan sistem circuit (Push Button ON).

b.       NC (Normally Close), merupakan kontak terminal dimana kondisi normalnya tertutup (mengalirkan arus litrik). Dan ketika tombol saklar push button ditekan, kontak NC ini akan menjadi membuka (Open), sehingga memutus aliran arus listrik. Kontak NC digunakan sebagai pemutus atau mematikan sistem circuit (Push Button Off).

8.2 Fungsi Push Button

Push Button berfungsi untuk memutus dan menyambungkan arus listrik. Biasanya push button ini digunakan untuk memicu jalannya suatu perangkat output seperti relaybuzzer, LED, maupun yang lainnya. Bahkan kerennya lagi, push button juga dapat dipadukan dengan software Matlab maupun database website.

8.3 Cara Kerja Push Button

Alat ini berfungsi sebagai pemberi sinyal masukan pada rangkaian listrik, selama bagian knopnya ditekan maka alat ini akan bekerja sehingga kontak – kontaknya akan terhubung untuk jenis normally open dan akan terlepas untuk jenis normally close, dan sebaliknya ketika knopnya dilepas kembali maka kebalikan dari sebelumnya, untuk membuktikannya pada terminalnya bisa digunakan alat ukur tester/ohm meter. Pada umumnya pemakaian terminal jenis NO digunakan untuk menghidupkan rangkaian dan terminal jenis NC digunakan untuk mematikan rangkaian, namun semuanya tergantung dari kebutuhan.

8.4 Macam Macam

Macam macam saklar push button yang umum adalah sebagai berikut:

1.      Push Button NO (Normally Open)

Jenis push button ini akan menyambungkan arus listrik saat ditekan, dan akan kembali seperti semula saat dilepas. Fungsi push button NO biasanya untuk membuat tombol mulai atau start.

2.      Push Button NC (Normally Close)

Fungsi push button NC adalah kebalikan dari NO dan sering disebut sebagai tombol emergency atau stop. Dalam kondisi awal, ia bersifat mengalirkan arus listrik. Sehingga pada saat ditekan, ia akan memutus arus listrik. Serta kembali ke posisi semua apabila dilepas.

3.      Push Button Perpaduan NO dan NC

Untuk jenis yang satu ini memiliki empat kaki terminal kontak. Dimana pada saat tombol ditekan, maka sepasang terminal kontaknya akan berada dalam NC, sedangkan dua lainnya NO. Sehingga apabila push button ditekan lagi untuk yang kedua kalinya, maka akan terjadi sebaliknya. Sampai sini kamu sudah paham kan fungsi push button NO dan NC.


Komentar