Push button switch (saklar tombol
tekan) adalah perangkat / saklar sederhana yang berfungsi untuk menghubungkan
atau memutuskan aliran arus listrik dengan sistem kerja tekan unlock (tidak
mengunci). Sistem kerja unlock disini berarti saklar akan bekerja sebagai
device penghubung atau pemutus aliran arus listrik saat tombol ditekan, dan
saat tombol tidak ditekan (dilepas), maka saklar akan kembali pada kondisi
normal.
Sebagai device penghubung atau pemutus, push button switch hanya
memiliki 2 kondisi, yaitu On dan Off (1 dan 0). Istilah On dan Off ini menjadi
sangat penting karena semua perangkat listrik yang memerlukan sumber energi
listrik pasti membutuhkan kondisi On dan Off. Karena sistem kerjanya yang
unlock dan langsung berhubungan dengan operator, push button switch menjadi
device paling utama yang biasa digunakan untuk memulai dan mengakhiri kerja
mesin di industri. Secanggih apapun sebuah mesin bisa dipastikan sistem
kerjanya tidak terlepas dari keberadaan sebuah saklar seperti push button switch atau
perangkat lain yang sejenis yang bekerja mengatur pengkondisian On dan Off.
Prinsip kerja push button :
Berdasarkan
fungsi kerjanya yang menghubungkan dan memutuskan, push button switch mempunyai 2 tipe kontak yaitu NC
(Normally Close) dan NO (Normally Open).
a.
NO (Normally Open),
merupakan kontak terminal dimana kondisi normalnya terbuka (aliran arus listrik
tidak mengalir). Dan ketika tombol saklar ditekan, kontak yang NO ini akan
menjadi menutup (Close) dan mengalirkan atau menghubungkan arus listrik. Kontak
NO digunakan sebagai penghubung atau menyalakan sistem circuit (Push Button ON).
b.
NC (Normally Close),
merupakan kontak terminal dimana kondisi normalnya tertutup (mengalirkan arus
litrik). Dan ketika tombol saklar push button ditekan, kontak NC
ini akan menjadi membuka (Open), sehingga memutus aliran arus listrik. Kontak
NC digunakan sebagai pemutus atau mematikan sistem circuit (Push Button Off).
8.2 Fungsi Push Button
Push Button berfungsi untuk memutus
dan menyambungkan arus listrik. Biasanya push button ini
digunakan untuk memicu jalannya suatu perangkat output seperti relay, buzzer,
LED, maupun yang lainnya. Bahkan kerennya lagi, push button juga dapat
dipadukan dengan software Matlab maupun database website.
8.3 Cara Kerja Push Button
Alat ini berfungsi sebagai pemberi sinyal masukan pada
rangkaian listrik, selama bagian knopnya ditekan maka alat ini akan bekerja
sehingga kontak – kontaknya akan terhubung untuk jenis normally open dan akan
terlepas untuk jenis normally close, dan sebaliknya ketika knopnya dilepas
kembali maka kebalikan dari sebelumnya, untuk membuktikannya pada terminalnya
bisa digunakan alat ukur tester/ohm meter. Pada umumnya pemakaian terminal
jenis NO digunakan untuk menghidupkan rangkaian dan terminal jenis NC digunakan
untuk mematikan rangkaian, namun semuanya tergantung dari kebutuhan.
8.4 Macam Macam
Macam
macam saklar push button yang umum adalah sebagai berikut:
1.
Push Button NO
(Normally Open)
Jenis push button ini
akan menyambungkan arus listrik saat ditekan, dan akan kembali seperti semula
saat dilepas. Fungsi push button NO biasanya untuk membuat tombol mulai atau
start.
2.
Push Button NC
(Normally Close)
Fungsi push
button NC adalah kebalikan dari NO dan sering disebut sebagai
tombol emergency atau stop. Dalam kondisi awal, ia
bersifat mengalirkan arus listrik. Sehingga pada saat ditekan, ia akan memutus
arus listrik. Serta kembali ke posisi semua apabila dilepas.
3.
Push Button Perpaduan
NO dan NC
Untuk jenis yang satu ini
memiliki empat kaki terminal kontak. Dimana pada saat tombol ditekan, maka
sepasang terminal kontaknya akan berada dalam NC, sedangkan dua lainnya NO. Sehingga
apabila push button ditekan lagi untuk yang kedua kalinya,
maka akan terjadi sebaliknya. Sampai sini kamu sudah paham kan fungsi push
button NO dan NC.


Komentar
Posting Komentar