INSTALASI PAKET APLIKASI DI LINUX
A. INSTALASI PAKET/SOFTWARE
Instalasi Paket/Software di Linux ada dua macam:
1.
Dari Source (sumber
asal/tarball yang telah di kompres)
2.
Dalam bentuk paket manager
(sudah dalam bentuk binari)
Syarat
utama untuk menginstall Software dari source adalah harus ada compiler GCC
(biasanya sudah terinstall ketika menginstall distro Linux).
- Langkah pertama mengekstrak file tersebut, biasakan di direktori /usr/local atau /opt: cd /usr/local
(masuk
ke direktori /usr/local) tar -zxvf xmms-1.2.tar.gz
(jika
dalam bentuk compress .tar.gz) tar-zjvf xmms-1.2.tar.bz2
(jika
dalam bentuk compress .tar.bz2)
maka
akan terdapat direktori baru bernama xmms-1.2
- Langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi software tersebut dengan sistem Linux
cd xmms-1.2 masuk ke
direktori xmms-1.2 yang telah diekstrak
./configure mengkonfigurasi xmms-1.2
- Selanjutnya kompile software tersebut dengan kompiler GCC untuk dijadikan file binary make
- Langkah terakhir install file binary tersebut di dalam sistem make install
B. Paket Manager
Paket
manager adalah tool bantu untuk mempermudah dalam menginstall software di
Linux, karena sudah dalam bentuk file binary, contohnya Slakware dengan *.tgz,
Debian dengan *.deb, dan Redhat dengan *.rpm (Redhat Paket Manager)
yang bisa juga digunakan untuk turunannya (mandrake, fedora, lorma, dll).
Paket
manager adalah tool bantu untuk mempermudah dalam menginstall software di
Linux, karena sudah dalam bentuk file binary, contohnya Slakware dengan *.tgz,
Debian dengan *.deb, dan Redhat dengan *.rpm (Redhat Paket Manager)
yang bisa juga digunakan untuk turunannya (mandrake, fedora, lorma, dll).
Sedangkan
untuk Paket Manager versi Slakware dan turunannya (dalam bentuk *.tgz)
dapat menggunakan tool bantu berupa pkgtool, dengan mengetikkan:
pkgtool
maka
akan tampil menu fasilitas diantaranya untuk penginstalan paket.
C. Converting Paket Manager
File
dalam bentuk suatu Paket Manager dapat kita convert kedalam paket manager yang
lainnya, dengan:
· rpm ke tgz -> alien –to-tgz namafile.rpm atau alien -t
namafile.rpm
· rpm ke deb -> alien –to-deb namafile.rpm atau alien -d
namafile.rpm
· deb ke rpm -> alien –to-rpm namafile.deb atau alien -r
namafile.rpm
D. Meng-install Linux Slackware
1. Buka aplikasi VMware. Pilih “Create a New Virtual Machine”.
Gambar 70
2. Lalu pilih “Typical (recommended)” kemudian
pilih Next
Gambar 71
Gambar 72
4. Pilih ISO Slackware kemudian pilih Open.
Setelah itu pilih Next.
Gambar 73
5.
Kemudian diminta untuk
memilih Guest Operating System. Disini pilih Linux sebagai Guest operating
system dan Other Linux 2.6.x kernel sebagai Version, lalu pilih Next
Gambar 74
6. Masukkan Nama virtual machine serta loksi
penyimpanan Linux Slackware. Kemudian pilih Next.
Gambar 75
Gambar 76
8. Setelah itu pilih finish9. Masukkan maximum disk size yang ingin anda berikan. Direkomendasikan untuk maximum disk size adalah 8.0 GB, kemudian pilih Next.
Gambar 77
Gambar 78
11. Kemudian tekan Enter.
Gambar 79
12. Selanjutnya login sebagai root.
Gambar 80
13. Untuk mempartisi hard drive dengan mengetikkan
perintah : cfdisk
Gambar 81
Gambar 82
15. Pilih sebagai Primary.
Gambar 83
16. Masukkan size untuk partisi primary..
Gambar 84
Gambar 85
Gambar 86
19. Pilih 83 sebagai Linux.
Gambar 87
Gambar 88
21. Pilih Logical.
Gambar 89
22. Atur sisa partisi, secara otomatis akan
diberikan.
Gambar 90
s
Gambar 91
24. Pilih Write dan ketikkan “yes”
Gambar 92
25. Setelah proses partisi selesai pilih Quit.
Gambar 93
Gambar 94
27. Pilih ADDSWAP untuk mengatur partisi
swap
Gambar 95
28. Pada Swap Space Detected pilih OK.
Gambar 96
29. Pada Check Swap Partitions For Bad Blocks?
Pilih No..
Gambar 97
Gambar 98
31. Pilih /dev/sda1 untuk installasi
partisi. OK.
Gambar 99
32. Pilih Format untuk men-format partisi.
Gambar 100
Gambar 101
34.Kemudian pilih Soure Media tempat penyimpanan
ISO, karena menggunakan DVD maka pilih no 1 Install from a Slackware CD
or DVD, lalu OK.
Gambar 102
35. Pada saat scanning for CD or DVD Drive pilih Auto
karena lebih disarankan.
Gambar 103
Gambar 104
37. Pilih Full untuk instalasi full mode, selanjutnya
OK.
Gambar 105
38. Pada Boot untuk USB pilih Skip, lalu OK.
Gambar 106
Gambar 107
40. Atur Frame Buffer Concole untuk LILO yang
digunakan, lalu pilih OK.
Gambar 108
41. Pada Optional LILO pilih OK.
Gambar 109
42. Pada Use UTF-8 Text Console pilih No.
Gambar 110
43. Pada LILO Destination pilih MBR, lalu
OK.
Gambar 111
44. Pada Mouse Configuration pilih imps2,
lalu OK.
Gambar 112
45. Pada GPM Configuration pilih Yes
Gambar 113
46. Pada Mouse Configuration pilih imps2,
lalu OK.
Gambar 114
Gambar 115
48. Pada Console Font Configuration pilih No.
Gambar 116
49. Pada Hardware Clock Set pilih No untuk
mengatur local time, Lalu pilih OK
Gambar 117
Gambar 118
51. Pada Default Window Manager pilih sesuai
kebutuhan, lalu pilih OK.
Gambar 119
52. Jika ingin memasukkan password pilih Yes,
lalu masukkan new password dan re- enter new password.
Gambar 120
Gambar 121
54. Pilih Exit untuk menyudahi proses
instalasi, lalu pilih OK.
Gambar 122
55. Ketikkan perintah : reboot untuk me-restart Linux Slackware.
Gambar 123
56. Login sebagai : root dan
masukkan password yang telah di atur sebelumnya.
Gambar 124
Gambar 125
58. Pada saat tampilan Login ketikkan username : root
dan password yang telah di atur sebelumnya. .
Gambar 126
59. Setelah berhasil login maka akan langsung
masuk ke tampilan Desktop dan proses instalasi Linus Slackware selesai.
Gambar 127
Komentar
Posting Komentar